Tampilkan postingan dengan label awet muda. Tampilkan semua postingan
Menjaga kulit agar tetap awet muda di masa tua
Perubahan kesehatan kulit pada saat memasuki masa tua, diawali dengan berkurangnya masa lemak didalam kulit, kemontokan dan kemulusan kulit secara berangsur semakin memudar berubah keriput, penonjolan urat dan tulang semakin mudah terlihat. Berikut tips menjaga kesehatan tubuh untuk memperlambat munculnya keriput kulit agar terlihat lebih baik.
Kebiasaan ekspresi wajah juga menjadi penyebab keriput, dan Anda tidak mungkin mampu mengubah ekspresi wajah, namun Anda pasti dapat mengurangi kebiasaan merokok.
Memar lebih mudah terjadi pada orang tua, bahkan tanpa disadarinya, beberapa obat atau penyakit dapat menyebabkan terjadinya memar. Berkurangnya masa lemak dibawah kulit, menjadikan kulit semakin tipis, dan rawan apabila menggaruk kulit sampai menyebabkan luka infeksi, apabila kulit dirasakan sangat kering dan gatal, disarankan untuk berobat ke dokter kulit.
Beberapa hal penyebab utama munculnya keriput, diantaranya :Cahaya matahari mengandung ultraviolet, membuat kulit lebih elastis (kendor), dan gravitasi menyebabkan kulit melorot dan kerut. Kulit kering muncul keriput juga dapat disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti penderita diabetes atau penyakit ginjal. Menggunakan banyak sabun, parfum, mandi air hangat, akan membuat kulit semakin kering.
- Sering berada di area terbuka, terkena sinar matahari.
- Hidup di lingkungan udara sangat kering.
- Kurang minum atau kurang asupan cairan yang cukup.
- Merokok.
- Perasaan sering dihinggapi stres.
- Banyak kehilangan cairan tubuh (keringat dan kelenjar minyak).
Kebiasaan ekspresi wajah juga menjadi penyebab keriput, dan Anda tidak mungkin mampu mengubah ekspresi wajah, namun Anda pasti dapat mengurangi kebiasaan merokok.
Memar lebih mudah terjadi pada orang tua, bahkan tanpa disadarinya, beberapa obat atau penyakit dapat menyebabkan terjadinya memar. Berkurangnya masa lemak dibawah kulit, menjadikan kulit semakin tipis, dan rawan apabila menggaruk kulit sampai menyebabkan luka infeksi, apabila kulit dirasakan sangat kering dan gatal, disarankan untuk berobat ke dokter kulit.
Cegah Kulit Keriput Dengan Membatasi Makanan DI Bawah Ini
Mengontrol porsi dan menu asupan sehari-hari tak hanya akan berpengaruh terhadap berat badan lho. Ahli menyebutkan hal ini rupanya juga berpengaruh terhadapkesehatan kulit Anda. Terlalu banyak mengonsumsi jenis asupan tertentu juga disebut-sebut dapatmempercepat proses penuaan kulit, efeknya kulit pun menjadi lebih cepat keriput.
Penasaran apa saja asupan yang sebaiknya mulai dikontrol? Simak rangkuman detikHealth berikut:
Minuman beralkohol
Konsumsi minuman beralkohol pada malam hari dapat menimbulkan dehidrasi esok harinya. Minuman ini juga menyebabkan tubuh memetabolisme sedikit air. Oleh sebab itu, minuman beralkohol dapat menyebabkan keriput dini, kehilangan kolagen, elastisitas kulit berkurang, kulit kemerahan, dehidrasi, dan bengkak.
Ahli kesehatan kulit dari Rosacea Treatment Clinic di Melbourne, Australia, dr De Fiori, mengatakan bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit dan dapat mengurangi penyerapan nutrisi dari makanan. Pada akhirnya kondisi ini berkontribusi pada munculnya kulit kering, ruam, psoriasis dan dermatitis.
Pemanis dan pewarna buatan
Pemanis buatan seperti Aspartame dapat mengiritasi tubuh jika Anda memiliki sensitivitas atau alergi terhadap produk ini. Penggunaan pemanis buatan berlebihan juga dapat menyebabkan konsumsi berlebihan dari makanan dengan indeks glikemik (IG) tinggi.
Menurut dr Fiori, hal ini dikarenakan produk tersebut umumnya mendorong seseorang untuk 'mengidam' gula, yang akan meningkatkan efek penuaan. Menurut Harvard Health Publications Harvard Medical School, produk alternatif bebas gula memang dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil, tapi biasanya juga dapat menyebabkan seseorang mencari ganti kalori yang hilang melalui sumber-sumber lain.
Mengonsumsi makanan dengan pemanis buatan berlebihan juga dapat membuat seseorang lebih banyak makan makanan dengan nilai gizi kurang yang dapat membahayakan kesehatan kulit Anda.
Karbohidrat
Roti putih dan pasta merupakan contoh karbohidrat dan makanan dengan IG tinggi, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat merusak kolagen dan serat pada kulit. Harvard School of Public Health juga menyebutkan bahwa konsumsi makanan dengan IG tinggi secara berlebihan berkaitan dengan risiko jerawat. Hal ini disebabkan adanya peningkatan kadar glukosa dan insulin. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih produk-produk yang terbuat dari gandum utuh.
Makanan pedas
Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas tidak hanya membuat Anda menjadi mudah berkeringat dan meningkatkan metabolisme, tapi juga berpengaruh terhadap individu yang sensitif, terutama mereka dengan rosacea. Rosacea sendiri merupakan kondisi di mana kulit mengalami peradangan dan kemerahan cukup parah.
"Makanan pedas juga memicu vasodilatasi yang dapat menyebabkan wajah menjadi kemerahan karena adanya dilatasi dan kerusakan kapiler," ungkap dr Fiori. Masalah pada pembuluh kapiler ini dapat membuat kulit menjadi tidak bersih, cerah dan awet muda akibat adanya pelebaran pada pembuluh darah.
Gula
Diet tinggi gula mengaktifkan enzim yang dapat mengurangi jumlah kolagen yang sehat pada kulit. Efeknya, kulit pun tampak kusam dan tak sehat. Konsumsi gula berlebihan juga diketahui dapat menurunkan kualitas kolagen sehingga kulit menjadi lebih rentan terhadap kerutan dini.(detikhealth)
Kamis, 02 Oktober 2014
Posted by Unknown

